Penyakit Skoliosis dan Penyebabnya

Skoliosis (scoliosis) adalah kelainan rangka tubuh berupa lengkungan pada tulang bagian belakang. Dikutip dari wikipedia: Sebanyak 75-85 persen kasus skoliosis merupakan idiofatik, yaitu penyebab kelainan tersebut tak diketahui. Sedangkan 15-25 persen, kasus skoliosis merupakan efek samping yang diakibatkan dari beberapa penyakit tertentu seperti sindrom Down, sindrom Marfan, distrofi otot dan lain sebagainya.

Kelainan tersebut membuat saraf atau otot pada bagian sekitar tulang belakang tidak berfungsi sebagaimana mestinya, sehingga menimbulkan efek tulang belakang menjadi melengkung. Penderita skoliosis dewasa biasanya sulit bernafas dan nyeri jika kondisi melengkung tulang belakang menjadi semakin parah. Untuk penderita yang merasakan sulit bernafas dan nyeri, sebaiknya segera di deteksi agar skoliosis tidak bertambah parah.

Gejala-gejala pada skoliosis

Gejala pada skoliosis tidak mudah diketahui, skoliosis bisa saja menimpa anak-anak, biasanya para orang tua tak menyadari gejala-gejala skoliosis yang ditimbulkan pada anak-anak mereka, mengingat perkembangan skoliosis perlahan dan tidak dapat dirasakan oleh anak. Di negara maju hampir semua sekolah mewajibkan test/pemeriksaan skoliosis. Secara umum ciri-ciri skoliosis ada tiga, yakni bahu tidak rata, pinggul atau pinggang tidak rata dan tulang bahu menonjol.
Catatan: Lengkungan tulang belakang tidak boleh diperbaiki sendiri atau dengan bantuan orang lain yang bukan ahli/dokter karena hal tersebut justru akan memperburuk kinerja saraf punggung dan menimbulkan rasa nyeri.
Jika anda atau anak anda didiagnosis memiliki skoliosis, maka segala bentuk pengobatan perlu diberikan perhatian khusus, apakah pengobatan atau terapi tersebut memberikan hasil yang signifikan atau justru keadaan semakin memburuk. Selalu konsultasikan secara berkala ke dokter ahli agar perkembangan skoliosis dapat ter-pantau.

Penyakit Skoliosis dan Penyebabnya

3 Penyebab Penyakit Skoliosis

Penyakit skoliosis umumnya sulit dicegah karena kebanyakan penyebab skoliosis tak diketahui. Beberapa tipe skoliosis dikelompokkan menjadi beberapa bagian tertentu berdasarkan penyebab yang ditimbulkan nya.

Skoliosis degeneratifSkoliosis jenis ini disebabkan oleh kerusakan tulang belakang secara perlahan dan biasanya jenis skoliosis degeneratif ini menimpa orang-orang dewasa. Skoliosis degeneratif bisa dikategorikan jika awal mula penderita memiliki gangguan tulang belakang seperti kerusakan tulang belakang akibat operasi, sklerosis multipel, motor neurone disease, parkinson dan osteoporosis.

Skoliosis kongenitialSkoliosis jenis ini adalah skoliosis bawaan dari lahir. Maksudnya, tulang belakang saat bayi berada di dalam kandungan sudah mengalami pertumbuhan tulang belakang yang tidak normal. Skoliosis kongenitial ini bisa juga disebabkan oleh gangguan otot dan saraf atau penyakit neuromuscular, seperti lumpuh otak dan distrofi otot.

Skoliosis idiofatikSkoliosis jenis ini adalah skoliosis yang paling banyak terjadi, karena menurut beberapa sumber yang penulis dapatkan, skoliosis idiofatik (idiopatik) penyebab pastinya tidak diketahui. Ada penelitian yang menyebutkan skoliosis jenis idiofatik terjadi karena faktor genetika dan kasus ini terjadi sebanyak 75-85 persen.

Suka dengan blog ini? Subscribe dan dapatkan artikel terbaru lainnya langsung ke email anda:

0 Response to "Penyakit Skoliosis dan Penyebabnya"

Post a Comment

Silakan tulis komentar sesuai dengan pembahasan. Mohon tidak membuat komentar spam, dan tidak menyertakan link aktif agar komentar anda disetujui untuk tampil.