Google Kesulitan Hadapi Dirty Cow Di Perangkat Android

Apa itu Dirty Cow? Jika kita perhatikan kata Cow ini seperti sapi dalam bahasa Inggris, sebetulnya bukan. Dirty Cow adalah singkatan dari Copy on write. Cow ini semacam program jahat, katakanlah seperti virus yang diciptakan oleh oknum untuk menyerang (exploit) Android yang sudah di Root. Google sendiri telah merilis patch scurity untuk menanggulangi "Dirty Cow".

Celah ini ternyata bisa menyerang semua jenis Android semenjak Google menggunakan kernel Linux. Yang disayangkan adalah, Patch scurity buatan Google pun tak dapat menjamin efektivitas nya dalam menanggulangi sistem Dirty Cow.

Dirty Cow di Perangkat Android

Teknik rooting pada perangkat Android sangat populer karena mampu memberikan akses root dan memudahkan para developer mengatasi batasan-batasan yang ada. Namun, hal tersebut adalah salah satu cara yang menjadi celah para pencipta aplikasi berbahaya menyusup pada sistem keamanan Android.

Dirty Cow di Perangkat Android

Peneliti keamanan Smartphone melaporkan pada awal tahun 2016 ada sekitar 13 aplikasi di Play Store yang telah menanam program Dirty Cow atau memanfaatkan kelemahan rooting dengan sistem Dirty Cow.

Pihak Google berjanji pada bulan Desember nanti akan memperbaiki lagi dengan menutup celah dan melakukan Patch. Tapi, update patch tersebut tidak untuk semua jenis Android. Patch diberlakukan Hanya di perangkat Nexus, Pixel dan di beberapa perangkat Samsung lainnya.

Kesimpulan

Masih ada ratusan bahkan milyaran perangkat Android yang tidak ter-cover dengan "patch scurity". Hal ini sekaligus mempertegas bahwa banyak perangkat Android dalam keadaan Root lemah terhadap serangan Dirty Cow.

Suka dengan blog ini? Subscribe dan dapatkan artikel terbaru lainnya langsung ke email anda:

0 Response to "Google Kesulitan Hadapi Dirty Cow Di Perangkat Android"

Post a Comment

Silakan tulis komentar sesuai dengan pembahasan. Mohon tidak membuat komentar spam, dan tidak menyertakan link aktif agar komentar anda disetujui untuk tampil.