4 Cara Pelaku Bisnis Membuat Video Menjadi Viral di Media Sosial

Saat ini, banyak cara untuk menarik perhatian publik terutama di media sosial, salah satunya dengan video viral. Pengaruh dari suatu video viral cukup luar biasa, selain dapat menarik orang hingga mencapai jutaan viewer, kita juga dapat menyampaikan pesan tertentu kepada banyak orang melalui satu tayangan video. Entah itu untuk tujuan menarik banyaknya viewer dan follower, mengubah opini orang banyak, maupun untuk tujuan marketing.

Penyampaian pesan melalui video dianggap lebih efektif ketimbang melalui pesan gambar, tulisan, atau suara. Menurut beberapa pakar, pesan yang disampaikan melalui video, dapat memainkan semua panca indera manusia, seperti memadukan elemen visual, audio, dan teks.

Video viral selain dapat disaksikan di Youtube, Facebook, dan Twitter juga dapat dilihat di Instagram, Snapchat, hingga Whatsapp. Bahkan sebuah video sederhana dapat menjadi permulaan suatu inovasi global atau pun tren global. Coba saja lihat video tutorial, atau ambil contoh dari video dance.

Video dance yang cukup menarik ketika dibuat oleh seorang dancer dan di unggah ke media sosial, memiliki kemungkinan untuk ditiru atau bahkan dibuat remix oleh dancer lain, lalu di sebar lagi ke media sosial, begitu seterusnya hingga viral dan menjadi sesuatu yang fenomenal.

Contoh lain yang pernah menjadi tren global beberapa waktu lalu adalah Ice Bucket Challenge, Mannequin Challenge, dan Om telolet om.

Jika video semacam itu dapat diterapkan pada bisnis online anda misalnya, maka akan menarik banyak orang dan berimbas pada peningkatan atau kemajuan bisnis. Terlebih jika video dibuat tepat sasaran atau sesuai pada target audiens, sehingga akan secara efektif mencapai tujuan pemasaran.
Simak juga mengenai: Panduan Memaksimalkan Bisnis Online.
Video viral dapat meningkatkan popularitas seseorang di media sosial. Anda akan lebih banyak dikenal dan secara efektif video yang anda buat bisa menggambarkan identitas diri.

Saat ini kita mengenal banyak artis Youtube yang kemudian sukses di dunia hiburan karena video yang diunggahnya ke media sosial, sebut saja Raditya Dika, Natasha Farani, Gamaliel & Audrey (sekarang membentuk grup GAC), Raisa, dan lain-lain.

Bukan hanya di Indonesia saja, video juga membantu popularitas seseorang di media sosial hingga berbagai belahan dunia. Apalagi media sosial tidak terbatas, tidak seperti halnya televisi atau radio yang jangkauannya cenderung di wilayah lokal.

Melalui video viral di media sosial atau internet, seseorang dapat meraih popularitas hingga mancanegara.

Jika anda ingin membuat video menjadi viral, anda perlu mempertimbangkan judul yang akan mengundang klik dari banyak orang. Lebih tepatnya lagi video yang berkualitas dan dapat menginspirasi, menghibur, bahkan mengubah opini bagi setiap orang yang melihat/menonton video anda.
4 Cara Membuat Video Menjadi Viral di Media Sosial
4 Cara Membuat Video Viral

4 faktor yang perlu diperhatikan dalam pembuatan video agar viral

1. Anda membutuhkan orang-orang yang menonton video anda di internet. Orang-orang ini yang nantinya akan mengundang lebih banyak netizen untuk melihat karya video yang anda unggah. Jika video mereka rasa bagus dan menarik, mereka akan memiliki kecenderungan men-share video pada orang lain tanpa diminta.

Untuk membuat video menjadi viral, bila perlu orang-orang tersebut anda bayar khusus untuk menyebarluaskan video.

Sebagai contoh, seperti yang pernah dilakukan oleh dosen teman saya ketika ingin membuat booming produk terbaru yang dijualnya, ia membayar beberapa mahasiswa yang memiliki banyak follower di Twitter, Instagram, maupun sosial media lainnya.

Mahasiswa itu diminta untuk share/membagikan dan mengomentari produk milik dosen teman saya tersebut dan tahukah anda apa yang terjadi? Secara otomatis, orang lain ikut mengomentari bahkan membagikan posting (konten video) tersebut pada orang lain.

Metode ini dapat digunakan ketika ingin video anda menjadi viral di media sosial atau internet. Ingat! Bagikan pada orang-orang yang memiliki banyak subscriber, mintalah dia ikut membagikannya pada orang lain, begitu seterusnya hingga konten video memiliki jutaan viewers.

2. Video mampu memenuhi hasrat banyak orang, mengundang rasa ingin tahu dan membuat penasaran. Cara seperti ini perlu anda lakukan agar mereka melakukan klik video. Tidak cukup sampai di situ, anda juga perlu memperhatikan faktor lain seperti isi pada konten video milik anda.

Video harus menarik dan memenuhi ekspektasi orang-orang yang menonton nya. Percuma saja jika judul video tampak sangat menarik tapi ketika mereka klik video, mereka justru merasa kecewa dan tertipu karena isi pada video tidak menarik atau tidak sesuai harapan.

3. Orang-orang zaman sekarang memiliki rentang fokus perhatian lebih pendek daripada ikan mas. Menurut kajian Microsoft tahun 2015, ikan mas memiliki rentang fokus selama sembilan detik, sedangkan orang-orang di masa sekarang ini hanya memiliki rentang fokus selama delapan detik. Hal ini erat sekali kaitannya dengan generation z di era digital.

Rentang fokus di sini maksudnya adalah seberapa lama seseorang mampu berkonsentrasi dan fokus pada satu hal dengan mengerahkan seluruh perhatiannya pada objek tertentu. Pola ini dilihat dari seberapa lama seseorang mau memfokuskan perhatiannya pada satu video.

Jika seseorang memiliki rentang fokus selama delapan detik, itu artinya agar dapat menarik perhatian audiens maka perlu membuat hal yang sangat menarik di delapan detik pertama pada video yang anda buat.

Delapan detik pertama ini yang akan menjadi pemicu atau umpan bagi orang-orang untuk melihat/menonton/menyimak kelanjutan isi video.

4. Perhatikan demografi audiens jika video bertujuan untuk membangun bisnis. Siapa yang menjadi target viewer dari video dilihat dari usia, gender, profesi, dan lain sebagainya. Anda harus tahu siapa yang menjadi sasaran penerima konten video agar dapat menentukan elemen-elemen video yang akan dibuat.

Pemilihan elemen-elemen pada konten video yang tepat dan ter-target memang tidak mudah. Viewer akan merasa bosan dengan isi video meskipun umpan di delapan detik pertama terlihat cukup menarik.

Mengapa penonton merasa bosan? Karena hal paling penting dalam pembuatan konten video adalah menentukan naskah skenario. Tanpa skenario, ini artinya alur cerita menjadi abstrak dan kurang bisa dipersiapkan dengan matang.

Skenario inilah yang nantinya akan membantu para pembuat konten video dapat dengan mudah memberikan pesan pada audiens. Setelah naskah skenario dibuat, anda harus menentukan elemen pendukung lainnya, seperti objek video, pengisi suara, musik, artis/pemeran, properti, dan lain-lain.

Kesimpulan

4 hal tersebut dalam kajian cara membuat video menjadi viral di media sosial atau internet dapat berlaku jika anda benar-benar mampu membuat video berkualitas yang dipersiapkan dengan matang layaknya iklan profesional.

Dengan cara-cara seperti itu, tak menutup kemungkinan video yang anda buat bisa mendadak menjadi viral di kalangan netizen.

Suka dengan blog ini? Subscribe dan dapatkan artikel terbaru lainnya langsung ke email anda:

10 Responses to "4 Cara Pelaku Bisnis Membuat Video Menjadi Viral di Media Sosial"

  1. Bener juga sih, ..makasih mas, saya jadi dapat ide

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ayo mas viral kan video dengan teknik sederhana itu. Hehe..

      Delete
  2. makasih mas nino :D ini artikel topp banget hihi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih sob, semoga bermanfaat. :)

      Delete
  3. ane gak pernah viral buat vidio: coba ane terapin tips dari agan ini

    ReplyDelete
    Replies
    1. Oke gan, semoga video youtube nya segera menjadi viral di media sosial. Semangat. Hehe..

      Delete
  4. Vidio viral memang ada X yang tidak bisa dijangkau, mungkin juga membuatnya dengan penuh hasrat. Dan saya juga mencoba beberapa kali membuat vidio, ternyata belum juga jadi viral 😅

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hihihi.. Ayo semangat dan terus belajar membuat video menjadi viral, supaya bisa jadi Youtubers handal kang Indra. 😀

      Delete
  5. kayanya main di youtube seru juga... nyoba lahhh... hahahah

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ayo mas upload video ke youtube dan minta bantuan kawan untuk share video ke media sosial. Hihi.. Ada yang ngasih bocoran tentang strategi mendapatkan uang lebih mudah, katanya dari Youtube Video, dengan catatan buat video yang di target kan untuk penonton luar negeri, misalnya Amerika Serikat. Artinya video perlu di optimasi dengan cara memberikan deskripsi dan judul berbahasa Inggris. Selamat mengeruk duit mas. Hehe..

      Delete

Silakan tulis komentar sesuai dengan pembahasan. Mohon tidak membuat komentar spam, dan tidak menyertakan link aktif agar komentar anda disetujui untuk tampil.