Cara Membuat atau Menulis Artikel Dengan Rumus 5W1H - Nino Artikel

Cara Membuat atau Menulis Artikel Dengan Rumus 5W1H

5W1H merupakan akronim dari What (apa), Where (di mana), When (kapan), Who (siapa), Why (mengapa), dan How (bagaimana). Khusus untuk artikel berita, keenam unsur ini perlu diterapkan. Lalu, bagaimana cara menulis atau membuat rumus 5W1H di artikel? Berikut langkah-langkahnya.
Cara Membuat Atau Menulis Artikel Dengan Rumus 5W1H
Artikel Dengan Rumus 5W1H
1. Buatlah Judul

Pada bagian judul, anda bisa isi sesuai dengan keinginan, namun pastikan judul artikel tetap merujuk pada suatu materi yang sudah ditentukan.

Misalnya, anda akan menulis artikel tentang kegiatan baksos yang diselenggarakan SMP Swadhipa 1 Natar. Anda bisa menuliskan judul "SMP Swadhipa 1 Natar Gelar Kegiatan Baksos". Pada bagian judul artikel, anda tidak perlu menerapkan rumus 5W1H secara utuh.

2. Menyiapkan Semua Unsur dalam Rumus 5W1H

Sebelum membuat atau menulis paragraf pertama, pastikan enam unsur yang ada dalam rumus 5W1H sudah tersedia secara lengkap.

Contoh enam unsur 5W1H yang sudah tersedia:
  • What (apa) : Kegiatan Bakti Sosial.
  • Where (di mana) : Halaman rumah Kepala Desa Bumisari, Natar, Lampung Selatan.
  • When (kapan) : Senin, 26 Maret 2018.
  • Who (siapa) : Siswa SMP Swadhipa 1 Natar.
  • Why (mengapa) : Untuk menumbuhkan jiwa sosial ditengah masyarakat.
  • How (bagaimana) : Jalannya acara.

3. Menyusun Rumus 5W Menjadi Sebuah Lead Artikel

Susun lah rumus tersebut (kecuali how) menjadi sebuah atau beberapa kalimat yang enak dibaca. Dalam hal ini, urutan rumus tidak perlu baku seperti itu. Anda bisa bolak-balik urutannya hingga tersusun menjadi paragraf yang runtut.

Sebagai contoh:
  • Dalam rangka menumbuh kembangkan jiwa sosial di tengah masyarakat, siswa SMP Swadhipa 1 Natar mengadakan kegiatan bakti sosial. Kegiatan yang diselenggarakan di halaman rumah Kepala Desa Bumisari, Natar, Lampung Selatan, berlangsung cukup meriah. Masyarakat berbondong-bondong menuju lokasi dan mengantre dengan tertib. Terpancar wajah sumringah mereka pada Senin, 26 Maret 2018.

4. Mengembangkan Paragraf Berikutnya dengan Rumus 1H

Rumus How dapat diterapkan pada pengembangan paragraf berikutnya. Anda bisa memaparkan secara detail susunan acara bakti sosial. Jika memungkinkan, anda bisa membuatnya dalam bentuk poin-poin, sehingga lebih mudah dipahami dan memiliki gambaran yang jelas.

Sebagai contoh: Acara bakti sosial yang berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 13.00 tersebut mempunyai beberapa agenda. Berikut ini detail jalannya acara tersebut:
  • Pukul 08.00-09.00 : Pembukaan yang dilakukan oleh Bapak Kepala Desa Bumisari dan sambutan dari kepala sekolah SMP Swadhipa 1 Natar.
  • Pukul 09.00-12.00 : Kegiatan bakti sosial yang meliputi penjualan sembako dan acara pentas seni di panggung.
  • Pukul 12.00-13.00 : Penutupan acara yang dilakukan oleh Bapak Kepala Desa Bumisari dan perwakilan dari masyarakat setempat.

5. Membuat Paragraf Penutup

Setelah semua rumus terpenuhi, di akhir artikel anda perlu membuat sebuah paragraf penutup. Paragraf ini bisa berisi tentang kesimpulan acara, bisa juga berupa motivasi bahwa acara seperti bakti sosial memang layak untuk diselenggarakan.

Penutup

Itulah beberapa cara membuat atau menulis artikel dengan rumus 5w1h. Semoga bermanfaat dan terima kasih sudah berkunjung.

Suka dengan blog ini? Subscribe dan dapatkan artikel terbaru lainnya langsung ke email anda:

14 Responses to "Cara Membuat atau Menulis Artikel Dengan Rumus 5W1H"

  1. Apa bisa dipake dalam artikel jenis tips atau trik atau artikel ulasan tertentu mas?

    BalasHapus
  2. Apakah rumus ini bisa diterapkan 0ada artikel tekno dan tutorial mas ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jawabannya tergantung kerangka pembuatan artikel nya mas. Selama artikel memiliki unsur "apa, di mana, kapan, siapa dan bagaimana", selama itu juga rumus 5W1H bisa diaplikasikan.

      Misalnya:
      1. Apa : Smartphone Android dengan OS Nouget.
      2. Di mana : Di Mall Kartini lantai dasar.
      3. Kapan : Mulai 27 Maret 2018.
      4. Siapa : Vendor Xiaomi
      5. Mengapa : Memberikan informasi pembelian smartphone Xiaomi untuk seluruh Mi Fans Indonesia.
      6. Bagaimana : Promo khusus untuk Mi Fans yang belanja Xiaomi di Mall Kartini lantai dasar.

      Hapus
  3. Saya sering mas buar artikel dengan dengan konsep ini kebetulan di blog saya ada kategori Reportase, cuma nggak detail banget karena saya lebih mengedepankan foto orisnilnya ibaratnya foto dijadikan artikel

    BalasHapus
    Balasan
    1. Gak perlu detail juga gpp mas, yang penting konsep lead artikel atau lead berita nya ada. Bisa gunakan jenis lead kalimat tanya, kutipan, naratif, ajakan, dan lain sebagainya.

      Hapus
  4. Iya sih, kalau ditelisik lebih dalam, setiap artikel mempunyai 5W1H.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya bang, sebetulnya tanpa sadar setiap penulis blog menerapkan rumus 5W1H walaupun nggak semua unsur digunakan. Hanya saja, kalau kita sadar melakukan penulisan dengan teknik itu "kemungkinan" bisa lebih maksimal hasilnya.

      Hapus
  5. fungsinya 5w1h di artikel bakal apa gan?

    BalasHapus
    Balasan
    1. 5W+1H atau 5W 1H adalah sebuah rumah dasar yang bisa dikembangkan dan juga dijadikan rumus terbaik untuk pengembangan ide tema/pembahasan/topik.

      Misalnya, saya pengen nulis berita tentang dollar naik hari ini. Saya bingung harus mulai darimana dan paragraf pertama (lead) harus di isi apa???

      Dengan rumus 5W1H kita bisa lebih mudah mengembangkan ide utama. Selain itu, konten artikel atau berita tebaca lebih enak dan menarik karena runtut.

      Ide utama saya tentang "Dollar Meroket Tajam".

      Gunakan rumus 5W1H. Misalnya menjadi:
      Who = Siapa yang bertanggung jawab atas meroketnya dollar.
      What = Dollar apa.
      Where = Dimana bisa lihat bukti dollar meroket tajam.
      When = Kapan dollar meroket tajam.
      Why = Mengapa dollar bisa meroket tajam.
      How = Bagaimana solusinya agar tidak ada dampak negatif akibat dollar meroket tajam.

      Kira2 begitu contohnya, semoga bisa dipahami.

      Hapus
  6. Waah bagus nih buat pedoman, soalnya saya kalau buat artikel suka ngelantur gak jelas, kalau ada rumus seperti ini bisa berurutan pembahasan artikel nya. 🀔

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sip. Hehe.. Terpenting apa yang di sampaikan dalam bentuk tulisan, lebih banyak yang paham daripada yang sebaliknya mas.

      Hapus
  7. Menurut saya rumus itu cocok untuk semua nice artikel. Namun, lebih baik untuk artikel seperti berita. Karena dengan menerapkan rumus tersebut maka, artikel anda benar benar informatif.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul. Rumus itu cocok dan bisa digunakan ke semua niche blog, tapi lebih powerfull untuk format berita.

      Hapus

Silakan tulis komentar sesuai dengan pembahasan. Mohon tidak membuat komentar spam, dan tidak menyertakan link aktif agar komentar anda disetujui untuk tampil.