Cara Mudah Belajar Menulis Artikel Sendiri - Nino Artikel

Cara Mudah Belajar Menulis Artikel Sendiri

Menghasilkan banyak karya tulis yang baik, tentu saja membutuhkan ketekunan dan keuletan. Meskipun di awal-awal belajar menjadi pencipta konten artikel mendapati banyak kesalahan, itu bukanlah masalah besar. Kesulitan tersebut dapat anda atasi dengan cara terus berlatih menulis artikel.

Membuat artikel sendiri tanpa copy paste menurut sebagian orang dianggap sebagai kemunduran zaman. Era yang serba cepat, bukan berarti semua serba duplikat.

Yakin lah, tidak ada hasil yang mengkhianati usaha! Sadari pentingnya keahlian menulis, khususnya bagi para pekerja kreatif dibidang kepenulisan.

Apakah anda tertarik ingin belajar menulis artikel? Berikut cara mudah menulis artikel sendiri yang perlu anda ketahui.
Cara Mudah Belajar Menulis Artikel
Belajar Menulis Artikel

Mencari Ide

Anda dapat menemukan ide dari berbagai sumber. Seperti koran, buku, majalah, atau artikel lain yang sudah ada di internet. Pada bagian ini, anda dituntut untuk banyak membaca agar wawasan dan perbendaharaan bahasa anda meningkat.

Kebuntuan ide biasanya terjadi di tengah proses penulisan artikel. Belum lagi penyusunan kalimat yang harus bolak-balik direvisi karena masih kurang layak untuk disajikan. Hal ini bukan hanya membuat penyelesaian tulisan menjadi lambat, tapi juga menumbuhkan rasa bosan.

Pastikan anda hanya mencari ide tulisan, bukan berencana menjiplak artikel yang sudah ada sebelumnya! Melakukan copy paste artikel berhak cipta selain melawan hukum, juga dapat membuat keahlian menulis anda menjadi tumpul.

Membuat Kerangka Artikel

Kerangka artikel adalah bagian dari pondasi suatu artikel. Tanpa kerangka artikel, sebenarnya anda tetap bisa merancang tulisan menjadi artikel. Namun, bagi anda yang mengalami kesulitan, tak ada salahnya sebelum memulai menulis, anda mempersiapkan kerangka artikelnya terlebih dahulu.

Membentuk kerangka artikel, selain memudahkan dalam penulisan konten artikel, juga dapat membuat artikel lebih teratur atau bersesuaian (runtut) dan tidak keluar dari topik/pembahasan yang sudah ditentukan.

Membuat Garis Besar Tulisan

Buatlah garis besar tulisan dalam bentuk poin per poin. Sebab, metode ini mempermudah penyajian konten artikel agar menjadi lebih teratur atau bersesuaian.

Misalnya, jika anda ingin membedah garis besar tentang cara menulis artikel yang ramah bagi pengunjung, anda bisa membuat kerangka artikel berdasarkan tema tersebut. Mulai dari hal-hal yang disukai, sampai ke hal yang paling dibenci pengunjung.

Menguasai Materi

Tak dapat dipungkiri, membuat artikel perlu menguasai materi nya terlebih dahulu. Hal ini dilakukan agar apa yang anda sampaikan dapat diterima dengan baik oleh pembaca.

Kalau materi nya belum anda pahami, bisa-bisa anda akan mengalami kesulitan saat mengisi kerangka artikel yang ada.

Selesaikan Menulis Tanpa Edit

Ide yang sama datangnya tidak dua kali. Jadi saat sedang lancar-lancar nya menulis, jangan berhenti hanya karena hal yang tak begitu penting. Proses edit (revisi) artikel bisa dilakukan kalau artikel sudah rampung sepenuhnya.

Luangkan waktu yang cukup untuk proses pembuatan konten artikel agar ide dapat mengalir secara maksimal. Pada tahap belajar menulis artikel, sebaiknya anda lupakan sejenak mengenai berbagai macam cara pembuatan artikel berkualitas.

Teruslah menulis sampai semua ide dapat anda tuangkan menjadi tulisan. Tak peduli bagaimana nanti hasilnya, tetaplah optimis dan percaya diri.

Setelah anda selesai menulis artikel, baca ulang hasilnya dan lakukan perubahan kalimat yang masih dirasa janggal.

Pada tahap pengeditan artikel, anda bisa mengaturnya agar artikel lebih menarik untuk dibaca tanpa harus mengubah ide pokok yang ada pada artikel.

Tanda Baca dan Kalimat

Menulis merupakan salah satu bentuk komunikasi. Oleh karena itu, gunakan tanda baca dan kalimat yang tepat agar intonasi suara muncul di pikiran pembaca. Penggunaan kata ganti orang juga akan menentukan keintiman penulis dengan pembaca.

Jika artikel mengarah ke materi serius, sapaan "anda" lebih tepat digunakan. Sedangkan untuk materi artikel yang lebih santai, maka sapaan "kamu atau guys" akan memberikan kesan akrab.

Lupakan Jumlah Kata

Fokus kan pikiran anda hanya pada pembuatan konten artikel saja. Jika anda sudah terbiasa menulis tanpa terbebani dengan jumlah kata, maka saat anda menulis artikel, ide akan mengalir dengan sendirinya.

Kalau anda tidak merasa terbebani dengan jumlah kata, saya yakin kegiatan tulis menulis artikel akan lebih mudah diselesaikan.

Mulailah Berlatih

Dibutuhkan keterampilan untuk menyusun kalimat, mengatur tata bahasa, dan mengembangkan ide tulisan. Keahlian menulis tidak bisa didapatkan secara instan atau dengan jalan pintas.

Berlatih menulis artikel secara rutin, akan mengajarkan anda tentang bagaimana cara yang efektif dan efisien untuk meningkatkan keahlian menulis.

Penutup

Saat ini konten artikel menjadi kebutuhan bagi banyak pengelola website atau blog. Karena sesuatu dan lain hal, tidak semua pengelola situs mau menulis artikel sendiri.

Jika anda mampu memanfaatkan peluang tersebut, anda bisa mendapatkan keuntungan besar dengan menawarkan jasa penulisan artikel (content writer).

Tingkatkan kemampuan dan manfaatkan media yang ada untuk mengasah keterampilan menulis yang anda miliki. Semoga bermanfaat.

Suka dengan blog ini? Subscribe dan dapatkan artikel terbaru lainnya langsung ke email anda:

6 Responses to "Cara Mudah Belajar Menulis Artikel Sendiri"

  1. mantap bang, saya masih harus terus berlatih menulis artikel..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih sob. Sama aja nih, saya juga lagi belajar bikin artikel, biar artikelnya enak dibaca pengunjung. :)

      Delete
  2. Kadang ide yang susah dicari, hehe. Tapi tetap berusaha menulis artikel sendiri yang berkualitas tentunya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul mbak, kebanyakan orang (walaupun nggak semua), kendala awal utk memulai menulis atau membuat artikel yang baik dan benar karena kebuntuan ide.

      Delete
  3. Setiap individu itu unik. Prinsipnya menulislah sekehendak hati dengan bahasa yang santun dan sopan. Lebih baik lagi kalau bisa menciptakan trend, bukan mengikuti trend.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul, saya setuju mas. Pelajaran menulis artikel kalau ada yang offline di daerah saya, mungkin saya ikutan, supaya lebih cepat menghasilkan konten artikel yang lebih menarik dan berbobot. :)

      Delete

Silakan tulis komentar sesuai dengan pembahasan. Mohon tidak membuat komentar spam, dan tidak menyertakan link aktif agar komentar anda disetujui untuk tampil.